Dibalik Senyuman Manja Dari Seorang LC

Dibalik Senyuman Manja Dari Seorang Wanita Pemandu Karaoke

Berhubungan dengan Dunia Malam, tentunya tak lepas dari hal-hal yang berbau negatif. Ada sebagian yang memanfaatkan Kehidupan Malam dengan melakukan hal-hal yang positif. Namun disini kami akan membahas tentang Dunia Malam yang selalu ada pesta dengan wanita-wanita malam, Club, Tempat Lokalisasi, Karaoke, dan masih banyak aktifitas malam yang tak pernah ada habisnya.

Sebagian dari mereka yang menyukai Dunia Malam sebagai ajang mencari kesenangan semata, dan ada juga yang dijadikan untuk mata pencaharian sehari-hari.

Pada hakikatnya, Dunia Malam hanya aktifitas yang dilakukan pada malam hari hingga menjelang pagi. Namun era moderen ini semua berbalik, bahkan jika anda perhatikan hampir tidak ada kehidupan dunia siang.

Bagai mana tidak ? dari salon (++), tempat lokalisasi, karaoke, hingga warung-warung makan pun kebanyakan beroprasi dari pagi menjelang siang hingga ketemu pagi kembali. Hanya Clubing yang maih konsisten dengan sebutan Dunia Malam karena ia mulai beroprasi saat menjelang malam tiba.

Sementara itu keberadaan wanita sebagai Pemandu Karaoke (PK) atau sering disebut LC, sangat penting karena keberadaannya sebagai “magnet” untuk menarik para penikmat hiburan malam, walau sering dipandang miring oleh masyarakat.

Padahal hanya beberapa LC yang bisa diajak untuk memenuhi kebutuhan biologis para tamunya. Sebenarnya tugas para LC ini hanya menemani bernyanyi tanpa ada kontak fisik selain berjabat tangan, namun hal ini dilakukan oleh para LC yang lain, dengan cara bicara manja, senyum dan tingkah laku genit sehingga para tamu menjadi terengah-engah nafasnya.

Merayu tamu adalah tugas LC untuk membuat suasana saat bernyanyi menjadi lebih asik, tamu merasa happy di dalam room. Tarif untuk per LC juga bervariasi, ada yang personal, dan paketan.

Saat ini banyak karaoke karaoke dengan keadaan ala kadarnya, dan LC yang “nakal” (merayu untuk mengajak s*x). Hal inilah yang membuat para tamu merasa bahwa malam masing panjang, dan terus terlarut dalam suasana yang diciptakan oleh LC-LC berparas cantik nan genit manja.

Biasanya para wanita yang bekerja sebagai LC kebanyakan dari faktor sakit hati, faktor dan faktor ekonomi. Mereka melakuka perkerjaan itu juga kadang hanya sekedar cari kesenangan saja. Tapi siapa yang tahu jika dibalik kenakalan para LC, memiliki pendapatan yang cukup banyak.

Tubuh proporsional, senyum genit, sapaan lembut, manja dan menggoda adalah ciri khaas setiap LC, dan itu adalah modal utama untuk menjadi seorang LC. Malam adalah selang waktu bergantinya siang, kehidupan malam kian ramai, hiburan dunia malam semakin menghanyutkan. Pesta belum berakhir, dan dunia malam tak akan berakhir.