Dampak Kehidupan Malam

Dampak Kehidupan Malam

Kehidupan malam semakin ramai seiring bertambahnya permintaan, dan kemajuan zaman. Zaman moderenisasi sering disangkut pautkan dengan kehidupan malam yang berbau negatif. Modern sendiri merupakan salah satu perubahan mengenai cara pandang manusia terhadap berbagai macam persoalan yang menyangkut suatu individu, atau kelompok dengan melakukan tindakan praktis dalam mengatasinya.

Sementara modern sendiri memiliki keterkaitan dengan gaya hidup manusia dalam sehari-hari, demi mendapatkan ketenaran dengan dasar Moderen. Ada beberapa dampak positif dan negatif tentang kehidupan malam yang berkelanjutan. Mulai dari ekonomi, kesehatan tubuh, hingga masa depan, semua dapat berdampak negatif jika seseorang salah dalam mengartikan dan menjalani sebuah kehidupan malam moderen.

  1. Dengan adanya modernisasi manusia dimanjakan oleh berbagai macam kecanggihan dan sesuatu hal yang ia butuhkan akan terpenuhi dengan cepat. Hal tersebut akan menimbulkan sifat ketergantungan, dan sifat yang tak mau berusaha keras (Malas).
  2. Terkadang jika kita sering memainkan gadget yang telah kita miliki kita sibuk dengannya sehingga kita lupa dengan waktu kita. Waktu untuk makan dan pemenuhan kehidupan jasmaniah, sosialisasi dengan lingkungan, bahkan relasi kita dengan Tuhan sering terlupakan karena kita jarang beribadah padaNya.
  3. Dengan adanya arus modernisasi manusia akan timbul rasa anti sosial karena ia berpendapat “Walaupun saya tidak bersosialisasi dikehidupan nyata dan tidak diterima di lingkungan saya, saya masih bisa bersosialisasi di dunia maya dan saya dapat diterima dikomunitas yang saya ikuti didunia maya tersebut!”.
  4. Sebelum adanya pengaruh modernisasi, masyarakat sangat menghargai dan menerapkan nilai-nilai dan norma-norma yang berlaku sebagai masyarakat dengan adat dan budaya ketimuran. Seperti sopan santun, tata krama, kerukunan dan sebagainya. Sekarang, nilai-nilai dan norma-norma tersebut mulai bergeser. Akibat pengaruh tekhnologi dan budaya asing, nilai-nilai dalam kehidupan kemasyarakatan seperti nilai kerukunan, gotong royong sekarang ini sudah mulai luntur. Apalagi di kota-kota besar nilai-nilai semacam ini sudah jarang ditemui.
  5. Manusia akan cenderung memiliki sifat sombong atas gaya hidup yang mereka jalani saat ini. Dengan gaya hidup mewah manusia akan mencoba untuk mempamerkan apa yang baru ia miliki kepada orang lain disekitarnya. Serta orang lain tersebut akan tergerak hatinya untuk membeli sesuatu tersebut tanpa melihat kondisi ekonominya yang terpenting ia dapat memiliki hal tersebut yang sama dengan teman-teman sosialnya yang bergaya hidup serba mewah.
  6. Fakta baru mengejutkan bahwa dengan adanya arus modernisasi, Bahwa Tuhan hampir dipensiunkan dari kehidupan ini. Dalam arti kata, manusia tidak lagi memerlukan campur tangan Tuhan dalam mengatasi kehidupannya. Mereka telah menganggap diri mereka sebagai makhluk yang telah dewasa dan bebas menentukan pilihan sesuai dengan kehendak sendiri. Ucapan selamat tinggal kepada Tuhanpun dikumandangkan seiring berlangsungnya proyek modernisme.

Dampak tersebut akan selalu berkesinambungan secara terus-menerus, seiring dengan kemajuan zaman yang terus berkembang. Setidaknya, seseorang dapat mengantisipasi tentang dampak tersebut dengan tidak melakukan kegiatan malam yang berakibat fatal.