Dunia Pemotretan Majalah Dewasa

Dunia Pemotretan Majalah Pria Dewasa

Foto model merupakan hal yang sudah booming di mana-mana karena disetiap acara atau event tertentu selalu melibatkan seorang fotografer dan seorang model cantik (apalagi yang sensual). Secara sederhana, foto model merupakan suatu kerja sama antara model dengan sang fotografer untuk mewujudkan suatu gambar yang memiliki arti. Seperti seorang foto model yang sedang berpose di sebuah bar dengan beberapa tulisan yang sudah di seting sedemikian rupa, merupakan salah satu bentuk promosi untuk mengundang atau mengajak pelihat foto untuk datang berkunjung ke tempat tersebut.

Kualitas gambar yang dihasilan dilihat dari ketrampilan sang fotografer dan model, yang memang dibutuhkan dalam dunia pemotretan. Tak jarang sang fotografer meminta untuk mengulangi beberapa pengambilan gambar jika memang dirasa hasilnya masih kurang memuaskan. Hal ini juga tidak hanya dari sang model, maupun fotografernya. Namun dari faktor pencahayaan juga dibutuhkan untuk mempercantik hasil yang akan di gunakan.

Foto model mempunyai beberapa golongan atau genre mulai dari model mobil, motor, makanan, busana, tempat, produk-produk yang diperjual belikan, hingga model majalah dewasa. Untuk hal tersebut, kita sering kali melihat di beberapa majalah baik itu majalah makanan, alat transportasi, busana, aksesoris, hingga majalah dewasa. Model majalah dewasa yang terlihat hanya perlu berpose menggunakan pakaian yang sangat seksi, ternyata sangat sulit untuk dilakukan.

Model majalah dewasa tidak hanya sekedar berfoto dengan menggunakan pakaian vulgar. Disini di butuhkan penghayatan, serta konsentrasi tinggi demi mendapatkan ekspresi yang pas dengan tema pemotretan. Sebagai kriteria untuk menjadi model tidak harus berparas cantik dan memiliki tubuh yang proposional, karena sesi ini tergantung dari tema pemotretan tersebut.

Membahas tentang foto model majalah dewasa tentu tak lepas dari yang namanya vulgar. Banyak orang yang memandang foto model merupakan pekerjaan yang tidak bermoral serta berbau maksiat. Mengingat mereka harus mau menggunakan pakaian dalam hingga tidak menggunakan sehelai benangpun untuk sebuah hasil gambar yang memuaskan. Hal tersebut dilakukan oleh para model demi ketenaran, serta hasil ekonomi yang terbilang terlalu murah jika dibandingkan harga diri yang tak ternilai harganya.

Menurut mereka ini adalah pekerjaan yang sangat mudah untuk menuju ketenaran seseorang. Apakah sang model akan aman, dengan arti tidak ada satu orang yang akan menawar untuk mengajak tidur bersama. Hal ini tentu sangat mustahil untuk dikategorikan aman, sebagian besar artis-artis ternama berawal dari model majalah dewasa dengan beberapa tawaran main film-film dewasa. Banyak model yang rela berpose seksi demi cita-citanya, dan banyak juga yang akan menawar dirinya untuk diajak bersetubuh dengan orang yang berduit.

Pada umumnya, pemotretan majalah dewasa ini dilakukan saat malam hari disebuah ruangan yang sudah di desain khusus menurut tema. Yang ada di dalam ruangan tersebut melibatkan beberapa orang yang memegang tugasnya sendiri-sendiri dari pencahayaan, make up, busana, dan beberapa orang yang juga ikut terjun untuk membantu pengambilan foto. Pastinya sang crew juga akan menikmati suatu pemandangan yang tak jarang lagi mereka temui di dunia pemotretan ini

Dalam dunia pemotretan khususnya majalah dewasa, sang model akan dituntut untuk berpose seksi dengan ekspresi yang diminta dari fotografer. Dan seperti yang terbilang diatas, bahwa pemotretan majalah dewasa akan sangat memungkinkan untuk sang model tidak mengenakan pakaian.