Kuliner Malam Alun-alun Rembang

Rembang adalah sebuah kota yang berada di profinsi Jawa Tengah terkenal dengan kota pesisir, yang sebagian besar penduduknya bekerja menjadi nelayan. Selain hasil laut yang melimpah, rembang juga salah satu kota pantura yang banyak memiliki tempat hiburan malamnya.

Namun dari segi kuliner, Rembang juga memiliki pusat kuliner malam yang tak kalah menarik. Berada di pusat kota, tersedia banyak warung makan malam menyediakan menu yang mayoritas adalah seafood.

Alun-alun Rembang tidak pernah sepi saat senja mulai tiba hingga malam hari. Warung yang ada di sekeliling pusat kota ini berdiri jejeran warung tenda yang siap menjamu anda dengan masakan hasil lautnya. Murah, nikmat, dan hampir setiap malam ada beberapa tontonan yang hanya meminta uang ikhlas dari para penonton.

Suasana malam di alun-alun Rembang sangat asri, dengan tiupan angin laut karena lokasi pusat kota hanya berjarak kurang lebih sekitar 1 km. Sesekali terdengar suara deburan ombak yang ada di pantai. Selain di alun-alun, tepat di depan tempat wisata pantai Kartini juga banyak warung makan yang buka hingga larut malam.

Yang paling spesial dari beberapa menu makan malam di Rembang yaitu keong sawah, atau lebih dikenal dengan keong emas. Keong jenis ini banyak ditemukan disawah, dan tidak beracun untuk dikonsumsi.

Biasanya keong ini akan dimasak beserta cangkangnya, dan disajikan dengan menggunakan tusuk gigi sebagai alat untuk mengeluarkan dagingnya. Sedikit usaha untuk menikmati satu porsi keong yang dibandrol dengan harga Rp 10.000.

Manu kuliner malam ini tidak hanya ada di alun-alun Rembang saja, di kota lain seperti Tuban, Semarang, Juwana dan kota besar lainnya juga banyak. Namun yang buka saat malam hari hanya ada di kota Rembang. Ditempat ini dulunya tidak dibolehkan untuk berjualan, namun dengan kebijakan pemerintah setempat yang mempercantik alun-alun untuk dibuka kuliner malam.

What do you think?

Your email address will not be published. Required fields are marked *