Menu Tak Terlihat untuk Hantu dan Arwah yang sudah meninggal

air grilled

Sabtu 25 Agustus lalu, masyarakat Filipina merayakan “Hungry Ghost Festival”. Perayaan yang sarat akan tradisi dan kepercayaan. Asal mula perayaan ini adalah kepercayaan Taoist dan Buddhist yang menganggap para hantu atau arwah orang yang sudah meninggal akan berkeliaran di bumi pada Jit Gwee (Kalender Cina).

Hantu dan arwah itu bisa merupakan orang yang cintai, tapi bisa juga yang usil alias jahat. Hantu dan arwah yang jahat dipercaya dapat membawa kesialan serta masalah bagi manusia. Untuk menangkal hantu dan arwah jahat maka disiapkan makanan serta acara hiburan. Tapi hal ini juga bisa ditujukan untuk hantu dan arwah orang yang dicintai.

air grilled

Ketika hari perayaan tiba banyak pihak yang ikut memeriahkannya. Restoran Holy Grill salah satunya. Pelanggan di tawarkan edisi terbatas yang tidak biasa. Menu itu dinamai Ghost Meal. Sesuai dengan namanya, makanan tersebut tidak terlihat namun tetap harus dibayar.

Menu itu dianggap sebagai persembahan untuk elemen supernatural. Pelanggaan perlu membayar seharga 50 Peso atau Rp14 ribu. Pilihan pada menu antara lain air grilled (udara bakar) dan sizzling meal (makanan berdesis). Menu tersebut akan disajikan namun hanya berupa piring kosong dan alat makan. Tapi sebagai kompensasi pengunjung mendapatkan segelas es teh.

Hal ini sebenarnya adalah cara pelanggan untuk membeli makanan bagi arwah orang yang dicintai. Pihak restoran memiliki alasan tersendiri untuk menawarkan menu ini. Pemilik restoran Joey Marcello III menuturkan restorannya selalu berusaha menyajikan hal unik bagi para pelanggan.

“Tidak sedikit yang membeli dan terkejut ketika membeli menu tersebut dan merasa itu merupakan keusilan pelayan restoran. Namun kami berusaha menjelaskan maksud dan tujuan dari menu ini,” jelasnya.