Si Tubuh Atletis Sang Jago Ranjang

Gigolo yang tengah menjamur di Indonesia

Gigolo adalah seorang pria yang bisa diboking untuk diajak kencan oleh seorang wanita, atau bahkan tante-tante yang ingin menikmati sensasi anak muda. Pada dasarnya, gigolo dibedakan menjadi dua bagian.

Gigolo dan Gay adalah satu profesi yang berbeda aliran seksualitas. Gay merupakan sebuah istilah yang umumnya digunakan untuk menyebut orang homoseksual atau sifat homoseksual. Gay bisa bercinta dengan dua jenis gender yang berbeda, yaitu laki-laki dan wanita.

Kebanyakan gigolo, adalah seorang lelaki yang mempunyai tubuh atletis, berkulit bersih, berwajah cool, dan live style yang modis. Gigolo lebih cenderung hanya bercinta dengan wanita saja. Hal ini tidak menutup kemungkinan bahwa gigolo akan dapat bercinta dengan wanita yang usianya jauh diatasnya.

Layaknya seorang PSK, gigolo juga sering kali mangkal di mall, kafe, dan club malam dengan kode yang sudah banyak diketahui oleh para tante-tante yang ingin merasakan kepuasan dengan lelaki bertubuh seksi.

Banyak dari gigolo yang masih berusia 20-an, atau sering di sebut brondong. Sama seperti PSK, gogolo juga menawarkan tarif yang lebih mahal dibandingkan dengan harga PSK ditempat lokalisasi.

Sebenarnya untuk dapat bermain dengan “kucing” ini, konsumen dapat mendapatkannya dengan harga sepadan yang setara kepuasannya. Namun karena banyaknya tante-tante yang ingin kencan dengannya, sehingga menyodorkan harga yang cukup fantastis agar si tante dapat bermain dengan si kucing ini.

 

Karena keinginan tante yang besar, terkadang ia menyodorkan uang dari 2 juta hingga 7 jutaan rupiah. Tiap tante berbeda harga, tergantung dari selera tante yang ingin mengajak kencan.

Di Indonesia sendiri sampai saat ini tidak ada tempat berkumpulnya para gigolo layaknya tempat lokalisasi yang menyediakan para PSK nya. Kucing ini hanya akan dapat dijumpai di beberapa tempat-tempat nongkrong dengan kebiasaannya yang sering memegang koran yang gulung melingkar. Dengan menyiratkan senyum yang menawan, dan berjalan layaknya foto model.

Sebagian besar dari gigolo akan memakai pakaian yang modis untuk dapat memperlihatkan bentuk tubuhnya, sehingga menarik perhatian pandangan para wanita dan tante-tante yang melihatnya. Wanita yang sering menikmati kegagahan lelaki bayaran ini cenderung dari kalangan tante-tante yang memang kebutuhan seksualnya tidak terpenuhi dengan suaminya. Banyak dari kalangan pejabat juga yang suka jajan seperti ini, hingga para tante yang memiliki usaha yang beromset miliaran rupiah.

Terkait dengan hal tidur, kencan, kepuasan seksual, tak semua tante yang memakai jasa gigolo ini untuk memuaskan nafsunya. Karena banyak yang menggunakan jasa gigolo hanya sekedar untuk diajak makan, ngobrol dengan menghabiskan waktu semalaman dengannya. Keberadaan gigolo di Indonesia kini kian menjamur hingga ke pelosok pedesaan. Maraknya para lelaki gigolo ini disebabkan karena tuntutan ekonomi, kesenangan semata, dan hanya sekedar coba-coba.

Jika diluar negeri, gigolo sering disewa untuk acara kumpulan tante-tante girang seperti arisan, reunian, dan yang lainnya. Sang gigolo akan dijadikan surprize jika ada yang mendapatkan hasil arisannya. Hal ini akan dilakukan secara terang-terangan oleh para tante yang ada ditempat tersebut untuk menikmati tubuh si gigolo ini.

Di Indonesia kini ada beberapa tempat club malam yang memiliki seksi dancer seorang lelaki yang bertubuh atletis, memperlihatkan keseksian dari bagian tubuhnya hanya menggunakan CD (celana dalam).