Tante-tante Lebih Menggoda

Dari beberapa sumber, dijelaskan bahwasanya lelaki yang baru menginjak umur 17 sampai 22 tahun itu sering diincar oleh tante-tante dengan alasan sebagai “jamu”. Istilah “jamu” yang sering keluar dari perbincangan di kalangan tante-tante ini sering kali menjadi fenomena yang mungkin sekarang tidak asing lagi bagi para pemuda, khususnya pria. Diantara pria (brondong) atau yang masih duduk dibangku kuliahan, bahkan masih SMA ini akan banyak sekali tawaran-tawaran untuk menjadi teman kencan tante-tante kesepian.

Jika kita berbicara tentang cinta, rasanya akan lebih melekat pada apa yang tengah dirasakan oleh hati seseorang. Banyak kejadian yang mungkin bisa dianggap lumrah karena ini hal percintaan.

Namun jika dilihat dari segi usia, nampaknya hal ini sedikit jauh dari kalimat cinta yang sesungguhnya. Sebut saja hubungan antara tante-tante dengan seorang pria yang umurnya jauh dibawahnya atau brondong.

Soal cinta, tentu tidak bisa ukur denga batas usia, kasta, dan harta. Sejumlah tante-tante yang berhasil mencari pasangan kencannya, atau bahkan sang brondong yang mencari tante-tante ini sangat marak kita jumpai hampir semua tempat.

Hal tersebut yang saat ini sedang trend di zaman era 2018, menjalin hubungan dengan tante-tante. Di satu sisi, sang tante mendapatkan sebuah kenikmatan pribadi dengan mengeluarkan sejumlah uang untuk brondongnya. Sisi lain yaitu seorang tante menikahi laki-laki brondong.

Hal ini menjadi jembatan bagi laki-laki yang hanya ingin mendapatkan sensasi untuk mendekati tante-tante. Faktor yang menyebabkan hal ini terjadi, kebanyakan dari tante yang memiliki masalah dalam rumah tangga mereka yang kurang harmonis, atau mungkin yang sudah lama hidup sendiri karena perceraian.

Dalam ilmu kedokteran, masa pubertas manusia pertama dan masa pubertas kedua. Dimana seorang yang baru menginjak ABG adalah masa pubertas pertama, sedangkan masa pubertas kedua adalah saat usia mereka sudah mencapai 30-an.

Pemuda zaman sekarang akan lebih banyak memilih tante-tante sebagai pasangannya. Dari sekedar suka saling suka, hingga menempuh kehidupan rumah tangga. Hal ini tidak diketahui mengapa pemuda sekarang lebih menyukai tante-tante dibandingkan dengan wanita yang usianya relatif lebih muda.

Keberadaan tante-tante kesepian ini tidak mudah untuk ditebak dari segi penampilan. Karena tante-tante hanya akan melalui media sosial untuk berinteraksi dengan para pemuda, demi menjaga kerahasiaannya. Tante kesepian ini tak segan-segan akan memberikan hadiah kepada pemuda yang ia sukai, dan mungkin yang bisa membuatnya menikmati kenikmatan diatas ranjang.

Tante atau biasa disebut “mamah” oleh pasangan mudanya ini justru akan menuruti semua keinginan brondongnya. Karena menurut mamah, ia akan memberikan apapun jika brondong bisa membuatnya terbang saat diatas ranjang.

Seorang tante yang mencari kepuasan dengan pemudanya, tidak bisa kita cap bahwa tante juga seorang PSK. Karena hal ini lebih cenderung ke soal kepuasan pribadi yang mereka butuhkan. Dan lagi, tante tidak ingin meminta uang, karena ia hanya membutuhkan sebuah kenikmatan yang ia dapatkan diatas ranjang dengan pria yang ia sukai.